Iklan

PS Pancassera Cabang Mustikajaya Tutup Acara Pencak Silat Menyambut Ramadhan

Berita Warga Bekasi
Kamis, 12 Februari 2026, 12:25 WIB Last Updated 2026-02-12T05:25:34Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


BEKASINET.COM
— PS Pancassera Cabang Mustikajaya resmi menutup rangkaian kegiatan pencak silat dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Acara penutupan digelar di Sekretariat PS Pancassera, Jalan Raya Rawamulya RT 03 RW 02 Mustikajaya, Rabu (11/2/2026) pukul 21.00 WIB.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Marda Suwanda selaku Ketua RT 03 RW 02 Mustikajaya yang juga menjabat Ketua PS Pancassera Cabang Mustikajaya. Acara dihadiri jajaran pengurus, para murid, serta orang tua murid.


Dalam sambutannya, Marda Suwanda menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pencak silat bukan hanya sarana olahraga dan ajang meraih prestasi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda di lingkungan Mustikajaya.


“Sebagai Ketua RT sekaligus Ketua PS Pancassera Cabang Mustikajaya, saya merasa bangga melihat semangat anak-anak dan dukungan para orang tua. Kegiatan ini bukan hanya tentang prestasi, tetapi tentang membentuk kedisiplinan, akhlak, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Kami akan terus berkomitmen menjadikan PS Pancassera sebagai wadah pembinaan yang positif bagi generasi muda,” ujar Marda.


Sementara itu, Guru Besar PS Pancassera Kota Bekasi, Babe Beni, menyampaikan apresiasi atas capaian para atlet yang berhasil meraih medali dalam ajang Chandrabaga Cup.


Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus dan pihak-pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut, di antaranya DPC PS Pancassera, DPC DSN, URC Pandawa Lima, serta KOJAS.


“PS Pancassera meraih prestasi yang sangat memuaskan. Ini berkat kerja keras atlet, pelatih, dan dukungan semua pihak,” ujar Babe Beni.


Mansur Dewan Penasehat PS Pancassera Cabang Mustikajaya dalam keterangannya menekankan pentingnya pendidikan pencak silat sejak usia dini. Menurutnya, silat bukan hanya membentuk kemampuan bela diri, tetapi juga membangun akhlak, adab, serta karakter anak.


“Pendidikan silat sejak dini penting agar anak-anak kita menjadi lebih baik, baik dari sisi akhlak, adab, maupun prestasi ke depannya,” kata Mansur.


Ia juga menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pengakuan sertifikat seni budaya dan prestasi di bidang persilatan agar memiliki nilai guna dalam sistem pendidikan.


Menurutnya, sertifikat seni budaya dari pencak silat sudah sepatutnya dapat digunakan sebagai jalur prestasi untuk masuk ke sekolah negeri maupun swasta, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi, bahkan sebagai nilai tambah dalam seleksi di instansi pemerintahan.


“Jangan hanya sertifikat prestasi akademik yang bisa digunakan untuk masuk sekolah negeri maupun swasta. Sertifikat seni budaya juga harus memiliki manfaat yang sama,” tegasnya.


Acara penutupan tersebut sekaligus menandai dimulainya masa jeda latihan selama bulan Ramadhan. Kegiatan latihan dijadwalkan kembali aktif setelah libur dua pekan pasca Hari Raya Idul Fitri.


(red)

Komentar

Tampilkan

Terkini