Iklan

Diduga Abaikan SOP K3 & menggunakan solar subsidi, Proyek Penggantian Jembatan Kalimalang Senilai Rp17,9 Miliar Jadi Sorotan

Berita Warga Bekasi
Sabtu, 27 Juni 2026, 13:26 WIB Last Updated 2026-06-27T06:33:46Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


BekasiNet.com
–Bekasi Proyek penggantian Jembatan Kalimalang Ruas Jalan Kartini, Kota Bekasi, yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp17.918.686.121 menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah dugaan pelanggaran standar keselamatan kerja (K3) di lapangan.


Berdasarkan pantauan awak media pada Jumat (19/06/2026) sekitar pukul 16.30 WIB, sejumlah pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut terlihat tidak menggunakan perlengkapan keselamatan kerja sebagaimana mestinya.


Beberapa pekerja tampak bekerja tanpa mengenakan helm proyek, rompi keselamatan, maupun sepatu safety.



Padahal, penggunaan alat pelindung diri (APD) merupakan bagian penting dari standar operasional prosedur (SOP) keselamatan dan kesehatan kerja yang wajib diterapkan dalam setiap kegiatan konstruksi guna meminimalisir risiko kecelakaan kerja.


Selain persoalan keselamatan kerja,

awak media juga menemukan dugaan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk operasional alat berat yang digunakan dalam proyek tersebut. Jika terbukti benar,


penggunaan BBM subsidi untuk kegiatan proyek konstruksi dinilai tidak sesuai dengan peruntukannya dan berpotensi melanggar ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan kegiatan Penggantian Jembatan Kalimalang Ruas Jalan Kartini (Bekasi) yang berada di bawah UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan I Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat.


Adapun proyek tersebut dikerjakan oleh PT Visindo Maju Sejahtera dengan sumber pendanaan dari APBD Tahun Anggaran 2026, masa pelaksanaan selama 230 hari kalender, dan kontrak tertanggal 12 Mei 2026.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi lebih lanjut.


(Tb zul/Red)

Komentar

Tampilkan

Terkini